Home » Luar Negeri » Santorini “Surga diketinggian 300 Meter”

Santorini “Surga diketinggian 300 Meter”

Santorini, rasanya mendengar nama ini masih asing di telinga kita. Namun siapa sangka nama ini sudah sangat terkenal di dunia. Santorini merupakan nama sebuah pulau di Yunani yang merupakan salah satu pusat wisata paling diminati oleh banyak orang termasuk artis-artis kelas dunia seperti Angelina Jolie dan Brad Pitt. Bahkan Santorini merupakan salah satu tempat wisata paling favorite untuk Pangeran William dan Kate Middelton. Terletak di antara Laut Aegean yang sangat indah dengan warna birunya yang sangat pekat, Santorini memiliki nama lain yaitu Thira. Santorini adalah sebuah pulau yang termasuk dalam gugusan kepulauan Kycladen. Santorini terbentuk akibat letusan yang sangat dahsyat dari Gunung Minoan di Pulau Crete pada sekitar abad-17. Letusan ini menghasilkan sebuah kaldera yang sangat indah. Kaldera sendiri adalah fitur vulkanik yang terbentuk akibat letusan vulkanik. Akibat letusan itu Santorini dikelilingi oleh pegunungan batu setinggi 300 meter. Luas Pulau Santorini pun tak seluas ibukota Jakarta. Luasnya hanya sekitar 12km x 7km. Santorini sering dikait-kaitkan dengan legenda menghilangnya benua Atlantis.

Santorini sendiri berjarak sekitar 200 km dari Athena. Untuk sampai di Santorini, kita dapat menggunakan 2 pilihan kendaraan yaitu dengan pesawat dan kapal ferry. Bandara yang ada di Santorini sendiri bukanlah bandara Internasional. Bandara ini hanya melayani penerbangan dari Athena. Jika ingin menggunakan pesawat waktu yang ditempuh hanya 40-50 menit. Jika akan menggunakan kapal ferry, maka keberangkatn akan dimulai dari pelabuhan Piraeus yang berada sekitar 11 km dari kota Athena. Dan waktu yang ditempuh sekitar 4-5 jam perjalanan.

Santorini merupakan salah satu pulau paling romantis di dunia. Santorini memililki ciri khas yaitu bangunannya yang sangat artistic dengan paduan warna putih dan biru di kubahnya. Sehingga menjadikan Santorini semakin lekat dengan nuansa romantis. Tak heran jika Santorini menjadi banyak pilihan para pengantin baru yang ingin berbulan madu maupun hanya untuk melakukan foto pra wedding. Jejeran hotel maupun penginapan lain di pinggir tebing Santorini yang langsung berhadapan dengan laut menjadikan kita dapat menikmati keindahan matahari pagi maupun pada sore hari ditemani birunya laut yang memiliki warna yang dapat membaur dengan biasan cahaya matahari.

Jangan pernah terpikirkan jika anda datang ke Santorini anda akan menemukan gedung yang mewah bertingkat karena justru yang akan anda jumpai adalah bangunan yang classic khas Yunani tertata dengan rapih dan dominan dengan warna putih pada dindingnya dan biru pada kubahnya. Semua tempat yang ada di Santorini nampaknya wajib untuk didatangi karena semua tempat memiliki ciri khas dan keindahan yang ditawarkannya.
Perumahan Khas Santorini Yunani

Fira adalah tempat pertama yang wajib dikunjungi. Fira adalah sebuah desa kecil yang menjanjikan pemandangan indah dan keleluasaan bereksplorasi, menyajikan berbagai menu santap yang sangat lezat serta hiburan siang dan malam yang pastinya akan membuat kita lupa dengan urusan yang membuat kita stress, termasuk pekerjaan. Di Fira ini kita akan menjumpai banyak tempat yang menyajikan hiburan seperti Franco’s Bar yang menyuguhkan beragam cocktail, Mario lanza, Grace Bumbry. Tithorea Club Fira dan masih banyak lagi yang menyajikan beragam music classic ala Eropa dan music rock bernuansa malam bertaburan cahaya yang sangat indah.
Club Malam di Santorini Yunani

Sebelum sampai di Fira, kita akan digoda oleh beberapa bangunan diantranya adalah Archaeological Museum. Museum ini berada di pinggir jalan dan di dalam museum ini memiliki beragam koleksi artefak kuno yang sempat ditemukan pada reruntuhan kuil di Santorini.

Katedral Ypapanti berada di sebelah kanan Archaeological Museum. Tempat ini merupakan tempat beribadah penduduk Santorini yang mayoritas memeluk agama Kristen Orthodoks. Pintu masuk katedral langsung menghadap Kaldera. Meskipun dari luar Katedral ini Nampak sebuah bangunan yang biasa saja namun tengoklah ke dalam, katedral ini dihiasi lukisan yang sangat indah yang kental dengan nuansa ala Orthodoks.

Desa Oia adalah salah satu desa paling tua di Santorini. Konon desa ini dibangun oleh para pelaut. Para pelaut ini membangun rumah-rumah nan cantik yang kini berubah menjadi restoran dan villa. Selain itu Oia lebih kental dengan religinya itu dapat terlihat disetiap bangunan yang ada di Oia memiliki kapel pribadi yang menyatu dengan bangunan. Banyak patung dan lukisan yang juga menjadi daya tarik tersendiri diantaranya dala patung Santa Maria yang dibawa dari Pulau Kreta.

Pyrgos adalah sebuah desa yang terletak di pusat Santorini. Jaraknya sekitar 8 km dari Fira. Terdapat sisa benteng pertahanan yang dulunya sempat runtuh karena gempa bumi yang melanda Santorini. Pada perayaan Trihari Suci sebelum Minggu Paskah yaitu pada malam Jumat Agung, desa ini akan menjadi desa yang sangat indah berhiaskan cahaya lilin sebagai penerang.

Megalochori adalah nama desa berikutnya yang juga perlu kita kunjungi. Bukan keindahan panorama yang ditawarkan oleh tempat ini. Melainkan cita rasa anggur putih yang menjadi ciri khas dari tempat ini. Assyrtiko adalah anggur yang dihasilkan penduduk di Megalochori yang berprofesi sebagai petani anggur. Cita rasa anggur yang dihasilkanpun adalah cita rasa kelas dunia, sehingga Santorini juga sangat terkenal dengan hasil anggurnya. Patikan juga kedatangan anda ke Santorini tidak melewatkan Bukit Gavrillou. Pada musim semi di bukit ini akan tumbuh bunga popi berwarna orange kemerahan yang sangat memanjakat mata.

Jika anda ingin menikmati berbagai hidangan laut ala Santorini, pastikan anda mencicipi menu khas dari desa Vlichada. Vlichada menawarkan menu dari berbagai hasil laut seperti kerang, gurita, dan lain-lain. Biasanya penduduk Santorini menggunakan oil paper sebagai taplak meja.

Sebelum mengunjungi Santorini, ada beberapa hal yang perlu diperhaikan oleh para turis. Hati-hati untuk tidak mengotori dinding yang berwarna putih, karena penduduk Santorini sangat menjaga kebersihan. Hindari untuk duduk di atas kubah gereja meskipun dari sudut tersebut dapat terlihat view yang sangat indah. Tak salah jika santorini menjadi pilihan kita untuk melihat keindahan layaknya berada di surga meskipun berada diketinggian 300 meter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*