Home » NTT » Flores » Budaya Khas Tenun Ikat Kampung Doka

Budaya Khas Tenun Ikat Kampung Doka

Pulau Flores adalah salah satu tempat terindah di Indonesia. Keunikan dan keberagaman budaya menjadi salah satu destinasi wajib yang harus dikunjungi bagi turis lokal maupun mancanegara. Namun, tahukah anda, di Flores ada sebuah Kampung yang memang terkenal dengan budaya khas kain tenun ikatnya. Kampung tersebut bernama Kampung Doka. Kampung yang terletak di wilayah Kabupaten Sikka ini memang lokasinya tidak terlalu jauh. Letaknya 20 kilometer dari kota Maumere di tepi utara Pulau Flores. Kampung ini dapat ditempuh lewat jalur darat, baik menggunakan roda dua maupun roda empat. Para turis juga akan disuguhi pemandangan celah bukit menghijau yang sangat menawan. Dengan jalur penuh kelokan akan menambah adrenalin wisata Kampung Doka ini. Di sebelah kiri kanan jalan juga akan ditemui ranah pepohonan seperti petai cina, kakao, kopra, kemir, dan jambu mete.

Wisata Budaya Kampung Doka Flores

Pic: http://rizzamfc.blogspot.com/

Kampung Doka adalah sebuah Kampung di Kelurahan Bola yang memang dikenal memiliki kain tenun ikat yang indah. Yang lebih istimewanya lagi adalah bahan pembuatanya yang didominasi dari alam sekitar. Sejak dulu, memang masyarakat Kampung Doka sudah terkenal sebagai pembuat kain tenun ikat tradisional dengan beragam corak warna. Kain tenun ikat ini akan dipajang oleh masyarakat Kampung sebagai dinding alami dimana ruang tenun terbuka disediakan untuk tamu yang memang tertarik dengan proses pembuatan kain tenun ikat itu sendiri. Harganya pun beragam. Mulai dari kisaran Rp. 250.000 hingga Rp. 2.000.000, tergantung dari jenis dan ukuran kain. Jika anda berminat berusahalah untuk menawar dengan sang penjual untuk mendapatkan harga yang pas. Tentu, akan sangat menyenangkan bukan, bila membawa pulang cindera mata khas Kampung yang menjadi salah tempat terindah di Flores ini.

Selain memiliki kain tenun ikat, Kampung Doka memiliki beragam budaya unik lainnya. Masyarakat Kampung akan memainkan tarian penyambutan bila ada tamu atau turis yang berkunjung ke Kampung mereka. Para tamu juga akan disuguhi sajian simbolis selamat datang khas wisata Kampung Doka berupa sirih dan tembakau ataupun pinang. Tidak cuma itu, penyajian berupa kue yang terbuat dari beras ketan yang disebut lekun dan lazim diberikan kepada tamu dan diakhiri dengan minuman tuak atau arak dari pohon arena tau lontar yang disebut sopi. Tentunya ini akan menambah nilai Kampung Doka sebagai objek wisata terindah di Pulau Flores.

Masyarakat Kampung Doka memang terkenal tetap mempertahankan tradisi leluhur. Akan tetapi, masyarakat Kampung ini tetap memberikan sentuhan modern khas kota Maumere dalam Kampung mereka. Hal ini dapat dilihat dari bentuk beberapa rumah berjajar yang menghadap ke sebuah jalan penghubung antar Kampung. Keramah-tamahan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Kampung ini. Selain itu masyarakat Kampung ini juga bisa berbahasa Indonesia. Oleh karena itu, untuk para tamu bisa untuk tidak menggunakan jasa pemandu, asalkan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jika anda berminat, disarankan untuk menginap di Maumere dahulu dengan berbagai fasilitas dan akomodasi, karena memang letak Kampung Doka yang dekat dari kota Maumere. Demikian artikel mengenai Kampung Doka yang menjadi salah satu tempat wisata terindah di Pulau Flores, semoga bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*